Kamis, 02 April 2015

Cara Memperbaiki Harddisk Rusak

Kenali Sejak Dini Penyebab Kerusakan Hardisk

  • Jangan Biarkan Hardisk Kita Over, hardisk terlalu over juga kan membuat hardisk kita bekerja lambat kemudian lama kelamaan akan membuat hardisk tersebut menjadi hang.
  • Hardisk jarang dibersihkan, jangan salah tangkap dulu za, yang dimaksudkan membersihkan hardisk adalah hapus file tidak terpakai agar tidak mengakibatkan hardisk kita over.
  • Jangan lupa untuk mendefragmen hardisk kita beberapa bulan sekali, hal ini dimaksudkan untuk menjaga kestabilan hardisk.
  • Sering restart computer, restart komputer juga akan mempengaruhi kinerja hardisk kita.
  • Tegangan listrik tidak stabil atau sering naik turun akan membuat sistem fungsi hardisk mengalami gangguan error disk.
Hal-hal diatas yang mungkin kita angga sepele tersebut padahal akan membuat hardisk kita mengaami gangguan bahkan kerusakan yang fatal dapat terjadi.

Cara Memperbaiki Hardisk yang Rusak

Biasanya kerusakan hardisk terjadi karena bad sector, untuk menangani hal ini ada beberapa macam cara penanganan awal yang harus Anda coba tergantung dari merk hardisk yang Anda gunakan.
  • Untuk penanganan awal Anda dapat menggunakan perintah Format C: (sesuaikan dengan drive yang hendak di format).
  • Jika cara tersebut belum berhasil, Anda dapat menggunakan program disk manager dari masing-masing pabrik pembuat hardisk.
  • Jika cara tersebut belum berhasil juga, Anda dapat menggunakan software HDDREG, software tersebut dapat Anda download di internet.
  • Jika masih belum berhasil juga, maka coba Low Level Format atau Zero File. Memformat hardisk yang akan mengakibatkan file di dalam hardisk hilang.
  • Jika masih tidak bisa juga, Anda dapat memotong sektor hardisk yang rusak dengan cara membagi hardisk serta tidak menggunakan hardisk yang rusak.

Memperbaiki Hardisk Tidak Terbaca oleh BIOS (Basic Input Output System)

Jika kerusakan hardisk Anda adalah tidak dapat terbaca oleh BIOS maka Anda harus lebih mengeluarkan waktu serta tenaga lebih karena agak ribet kalau masalah hardisk tidak terbaca oleh BIOS. Ada beberapa cara yang dapat Anda coba untuk memperbaiki hardisk tidak terbaca oleh BIOS, berikut cara yang dapat Anda coba;
  • Langkah awal Anda harus melihat pengaturan BIOS tersebut, dimana hardisk disetting OFF sehingga tidak terbaca. Solusinya rubah pengaturan hardisk pada BIOS setting hardisk ON.
  • Cek arus listrik pada kabel hardisk, kesalahan kecil seperti ini sering terjadi jika Anda tidak memperhatikan benar-benar saat pemasangan hardisk seperti kabel terputus, keslahan memasang tidak sesuai tempat dll, dalam hal ini Anda harus memasang ulang kabel haedisk.
  • Lihat piringan hardisk, jika kesalahan dari piringan hardisk yang tidak berputar karena aliran listrik tidak mendukung, maka periksa ulang keadaan kabel hardisk apakah dalam keadaan baik, coba tukar dengan kabel power lainnya, namun jika berbagai cara tersebuat sudah Anda coba tapi tidak berhasil kemungkinan memang terjadi kesalahan pada hardisk itu sendiri.
  • Cek pemasangan jumper yang sesuai, jika mengalami kesalahan memang tidak akan dapat terdeteksi.
Sekian tips dari saya, mudah-mudahan dapat berguana bagi semua!!!

Kamis, 19 Maret 2015

Penjelasan Masalah Yang Sering Terjadi Pada Komputer


Inilah 10 Problem yang Paling Sering Terjadi Pada Komputer


Inilah 10 Problem yang Sering Terjadi Pada Komputer - Problem atau permasalahan yang terjadi pada komputer sebenarnya sangat banyak sekali, mulai dari hal yang kecil hingga yang besar. Dan biasanya masalah kecil tersebut bisa menjadi besar apabila kurang perhatian dari pemiliknya.


Dari sekian banyak masalah yang sering terjadi pada komputer, pada artikel ini penulis simpulkan bahwa masalah yang sering terjadi pada komputer tidak pernah lepas dari 10 problem dibawah ini. 10 problem yang akan dibahas ini, dijamin bagi Anda yang sudah lama menggunakan komputer, ataupun bagi Anda seorang teknisi, pastilah sudah tidak asing lagi dengan permasalahan-permasalahan berikut ini.

Berikut adalah penjelasan mengenasi 10 problem yang sering terjadi pada komputer. Silah disimak baik-baik.

1. Komputer reboot sendiri, bahkan mati

Masalah ini sering terjadi pada komputer kita yang disebabkan oleh masalah pada perangkat kerasnya. Terutama processor yang overhat atau terlampau panas. Panas berlebihnya processor ini biasa disebabkan oleh kinerja kipas pendingan yang kurang maksimal, atau juga termal pasta pada processor sudah mengering.

2. Mengeluarkan bunyi beep

Bunyi beep ini biasanya terdengar ketika pertama kali kita menyalakan komputer. Bunyi beep ini biasanya terdengar apabila terjadi kesalahan pada salah satu hardware yang terpasang pada komputer. Karena banyak produk BIOS dipasaran, maka kode beep yang terdengar pun bervariasi dengan berbagai permasalahannya. Namun perlu diingat, tidak semua beep itu berarti terdapat masalah, karena ada beberapa BIOS yang memang mengeluarkan bunyi beep sekali pada saat awal booting, dan itu menandakan komputer normal.

3. CPU menyala, tetapi monitor tidak menampilkan apapun

Masalah ini umumnya terjadi akibat RAM yang tidak terdeteksi sempurna. Karena fungsi sebuah RAM adalah sebagai penyimpanan sementara (menyimpan proses yang berjalan), jadi jika RAM tersebut bermasalah maka tidak ada perangkat yang bisa menyimpan proses yang sedang berjalan, sehingga tidak ada yang bisa ditampilkan pada monitor.

Selain RAM, bisa juga karena kabel VGA yang terhubung ke monitor tidak tersambung dengan baik. Apabila Anda menggunakan VGA Card, maka tidak perlu lagi menhubungkan kebel VGA melalui port VGA onboard yang ada di motherboard.

4. Komputer mati total

Pada kondisi mati total ini, biasanya berhubungan dengan arus listrik, apa komputer mendapat suplly arus listrik atau tidak. Sehingga apabila komputer tidak mendapat suply listrik, maka bisa dipastikan komputer tidak akan pernah menyala. Anda bisa melakukan pengecekan mulai dari kabel power yang mengarah ke sumber listrik, power suply, atau bahkan kabel-kabel front panel-nya. Apabila tidak ada masalah pada suply listrik, bisa dipastikan motherboard yang bermasalah.

5. Komputer sering HANG

Biasanya kondisi komputer yang HANG ini disebabkan oleh tingginya data yang diproses tanpa mengimbangi kemampuan processor dan memory RAM dalam mem-buffer atau menampung sementara data yang diproses. Karena RAM memiliki kapasitas yang terbatas, maka semakin banyak aplikasi dijalankan maka kapasitas RAM tersebut akan semakin berkurang dan habis. Nah pada kondisi ini, komputer akan mengalami HANG karena tidak kuat menjalankan perintah yang sedang dieksekusi.

6. Blue Screen

Biasanya komputer yang mengalami Blue Screen ini akan disusul restart dengan sendirinya. Biasanya keadaan ini disebabkan kesalahan pada perangkat kerasnya, software driver yang terinstall, bahkan bisa disebabkan oleh virus.

7. Browser home page, default search engine, dan default browser berubah sendiri

Penyebab dari masalah ini adalah ketika kita menginstall aplikasi secara sadar maupun tidak sadar. Yang paling sering terjadi yaitu, ketika kita sedang mengakses sebuah website yang banyak iklan berupa pop-up, dan kita tidak sengaja meng-kliknya, sehingga tanpa kita sadari kita telah menginstal sebuah program yang bisa mengubah tampilan hompage, dan default search engine.

Selain dari internet, hal ini juga bisa disebabkan saat kita sedang menginstal aplikasi, kemudian aplikasi tersebut menyarankan untuk menginstal toolbar pada web browser kita.

8. Tidak bisa terhubung dengan jaringan

Pada kondisi ini, komputer kita sama sekali tidak bisa terhubung dengan komputer lain pada sebuah jaringan. Komputer yang tidak bisa konek ke jaringan disebabkan oleh karena :

  • Tidak adanya kartu jaringan atau NIC pada komputer tersebut. 
  • Konfigurasi setting IP address yang salah atau tidak sesuai.
  • Adanya kerusakan pada NIC atau media penghubung seperti kabel atau wireless. 

9. Komputer bisa menyala, tetapi tidak bisa masuk ke sistem operasi

Masalah ini bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu hardware dan software. Karena ini berhubungan dengan sistem operasi, hardware yang sangat riskan untuk masalah ini adalah harddisk. Karena di harddisk inilah sistem operasi tersebut tersimpan, jadi apabila hardisk tidak terpasang dengan baik, kita tidak akan pernah bisa menggunakan sistem operasi yang ada.

Selain dari hardware, masalah ini juga bisa terjadi dari sistem yang bermasalah, seperti hilangnya file-file yang penting dalam sistem operasi tersebut, virus, atau bahkan terformatnya partisi dimana sistem operasi tersebut terinstal.

10. Tidak bisa online di internet

Ada beberapa hal utama yang menyebabkan masalah tersebut, yaitu:
  • Tidak adanya koneksi internet. 
  • Tidak terkoneksinya komputer kita ke jaringan komputer
  • Komputer kita diblok untuk mengakses internet
  • Konfigurasi dari browser setting yang kurang atau salah 

Langkah yang terbaik sebelum kita mengambil tindakan saat terjadi masalah pada komputer adalah dengan cara mengenali masalah yang sedang terjadi. Mempelajari masalah tersebut, mencari tahu penyebab dari masalah tersebut, apa dampak yang akan terjadi, kemudian mencari solusi untuk masalah tersebut. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam belajar. Terima kasih, semoga bermanfaat. :D

Cara Memperbaiki Keyboard Tidak Berfungsi

Keyboard tidak berfungsi biasanya membuat pekerjaan kita terhambat, apalagi sedang mengerjakan tugas yang harus segera dikumpulkan.
Masalah tersebut pernah ane alami sendiri gann. jadi ane akan sharing sedikit mengenai masalah tersebut.

  • Bersihin keyboard nya, tapi jangan pake air sama sabun yah gann... nanti masalahnya tambah berabe. Bersihin nya cukup pake kain lembut, atau mungkin kuas yang memang dijual khusus untuk keyboard. bersihkan sela-sela keyboard siapa tau ada sampah atau kotoran yang nyelip.
  • Klo cara yang pertama masih belum berhasil, buka aja keyboard nya terus kabel nya di bersihkan pake karet penghapus, sampe bersih!!
  • Bersihkan juga debu di port tempat keyboard.
Cukup ya gan tips dari ane, semoga berhasil!!

Rabu, 18 Maret 2015

Masalah Umum Pada Komputer dan Cara Mengatasinya

1. Masalah Pada Power Supply 
Gejala : Jika setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala . Apa yang harus kita lakukan?
Solusi : Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.

2. Masalah Pada Mother Board 
Gejala : Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker. Apa yang harus kita lakukan?
Solusi : Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar. Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS.

3. Masalah Jika Pada Harddisk tidak Terbaca . 
Gejala: Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan "harddisk error, harddisk Failur . Apakah solusinya ?
Solusi : Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.

4. Masalah Jika Pada Harddisk Muncul Pesan “Operating system not found”. 
Gejala :Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan "Operating system not found".
Solusi : Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas.

5. Masalah Jika Pada Harddisk Bad Sector.
Gejala : Jika harddisk bad sector?
Solusi : Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software.....Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector....pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Akt.

6. Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW Tidak terdeteksi di windows 
Gejala : Jika pada CD/ DVD/ ROM/ RW Tidak terdeteksi di windows ?
Solusi : Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya. Atau dalam kasus lain, bisa juga terjadi karena salah pen-jumper-an

7. Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW yang tidak bisa keluar masuk CD
Gejala : Jika pada CD/ DVD/ ROM / RW Tidak bisa keluar masuk CD.Apa Solusinya ?
Solusi : Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor. Cobalah bawa keahlinya .

8. Masalah pada CD/ DVD / ROM/ RW Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD).
Gejala : Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
Solusi : Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.

9. Masalah pada CD/ DVD / ROM/ RW Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk).
Gejala : Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Solusi : Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud

10. Masalah BIOS
Gejala : Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
Solusi : Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

11. CPU mengeluarkan suara Beep .
Gejala : CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
Solusi : Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.


12. Batrey CMOS Rusak / Lemah 
Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi : Segera Ganti Batrey nya.

13. CPU sering Hang.
Gejala : CPU yang sering Hang?
Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil.....sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal,

14. Komputer sering tampil blue screen. 
Gejala : Tampilan biru pada komputer dengan pesan error
Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.

15. Komputer bejalan lambat. 
Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnyatidak begitu lambat.
Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.


16. Keyboard error or no keyboard present 
Gejala : Muncul pesan pada monitor Keyboard error or no keyboard present .
Solusi :Itu menandakan konektor keyboard belum terhubung pada mainboard. Hubungkan keyboard pada konektor yang sesuai pada mainboard.

17. BIOS ROM checksum error – System halted. 
Gejala : Muncul pesan pada monitor BIOS ROM checksum error – System halted.
Solusi : Ini menandakan terjadi masalah/kerusakan pada BIOS. Ganti baterai CMOS dengan yang baru lalu reset CMOS dengan cara menghubungkan jumper reset CMOS pada mainboard selama beberapa detik saat PC masih dalam kondisi hidup, atau update BIOS dengan versi yang lebih baru.

18. Memory test fail 
Gejala : Muncul pesan pada monitor Memory test fail.
Solusi : menandakan terjadi masalah / kerusakan pada chip RAM.ganti keping RAM dengan yang baru.

19. Lampu power tidak menyala tetapi kipas power supply tidak bekerja 
Masalah : Kecurigaan pertama tentu harus dialamatkan pada sumber listrik itu sendiri. Kadangkala, listrik yang bervoltase terlalu rendah juga membuat PC diam seribu bahasa ketika diberikan daya padanya.
Solusi : Pastikan bahwa tersedia suplai listrik dan jala-jala listrik. Gunakan multimeter atau test pen untuk menguji ketersediaan suplai listrik di tempat colokan. Sementara, tegangan yang terlampau rendah hanya bias diatasi dengan memasang UPS atau stabilizer. Bila listrik normal, periksa seluruh jalur kabel yang menghubungkan power supply pada PC ke jala listrik. Untuk amannya, bila PC Anda ada di rumah, nyalakan computer pada waktu siang hari ketika voltase jaringan listrik belum berada pada puncak. Beban puncak listrik menyebabkan voltase turun, dan ini biasanya terjadi pada waktu sore atau malam hari. Untuk memeriksa power supply lewat cara praktis, Anda bias menghubungpendekkan jalur kabel pada power supply lewat lubang di ujung kabel menggunakan kawat pendek. Atau, Anda juga bias menggunakan multimeter.

20. Lampu power tidak menyala, kipas pendingin power supply berputar tetapi system tidak mau hidup 
Masalah : Ada dua kemungkinan penyebabnya. Pertama suplai tegangan listrik dari rumah Anda terlampau rendah, atau kemungkinan kedua, terjadi kerusakan pada output power supply yang ada di CPU Anda .
Solusi : Pastikan terlebih dahulu bahwa suplai tegangan cukup. Tegangan yang terlalu kecil akan membuat power supply tidak dapat berfungsi normal. Gunakan voltmeter untuk mengukur tegangan output yang keluar dari power supply. Biasanya, tegangan output dari kabel power supply berukuran +5 volt. Bila sinyal voltase tidak terdeteksi atau terlampau lemah, kemungkinan kerusakan ada pada power supply. Ganti power supply di CPU Anda.

21. Sistem bekerja normal, tetapi Windows selalu masuk pada setting Safe Mode 
Masalah : Terjadi konflik driver, IRQ, atau resources lainnya pada PC. Kemungkinan masalah yang lain, ada aplikasi software yang saling bertubrukan.
Solusi : Lepaskan semua card tambahan yang tidak digunakan kecuali menyalakan system PC. Buang semua driver yang tidak diperlukan, lalu setelah semua driver dibuang dibersihkan, restart PC Anda. Curigai aplikasi software-nya bila semua cara sudah Anda tempuh tetapi masalah tetap muncul.

22. Setelah POST berlangsung, system menginformasikan adanya error pada hardware
Masalah : Kabep CPU fan terpasang pada tempat yang salah. Meskipun CPU fan menunjukkan tanda berputar, beberapa motherboard mesyaratkan kabel CPU fan terpasang pada tempat yang benar. Pada motherboard, terdapat beberapa tempat untuk memberi daya listrik pada CPU fan yang bentuknya sama. Tetapi bila kita amati lebih teliti pada board, ada tulisan yang menandakan, bahwa colokan tersebut berlabel CPU fan atau Power fan. Kabel CPU fan harus terhubung ke colokan CPU fan, bukan Power fan.
Solusi : Periksa buku manual dan amati tulisan pada motherboard. Pastikan bahwa kabel tercolok dengan benar pada CPU fan dan bukan pada Power fan.

23. Setelah POST berjalan, keyboard atau mouse tidak terdeteksi dan system berhenti berproses 
Masalah : Kemungkinan, keyboard atau mouse tidak terpasang dengan benar. Bila keyboard tidak terpasang dengan benar atau keyboard mengalami kerusakan, setelah POST berlangsung, biasanya di layar monitor akan muncul peringatan “No keyboard present” lalu system menjadi hang atau berhenti. Bila mouse tidak terdeteksi, system akan masuk ke Windows, tetapi sebelumnya akan muncul peringatan berupa kotak dialog bahwa tidak ada mouse pada system Anda.
Solusi : Periksa kabel keyboard yang menancap pada bagian I/O di belakang casing. Periksa apakah kaki-kaki pada kabel masih lengkap atau ada yang patah. Bila memungkinkan, periksa keyboard menggunakan PC lainnya yang berfungsi normal. Lakukan prosedur yang sama untuk memeriksa mouse. Bila mouse atau keyboard tidak mengalami kerusakan, kemungkinan yang lain adalah salah satu atau kedua controller pada keyboard dan mose mengalami kerusakan. Bila kerusakan ini yang terjadi, mau tidak mau Anda harus mengakalinya, misalnya dengan menggunakan keyboard atau mouse bertipe USB.

Teknik Dalam Troubleshooting

Teknik dalam Troubleshooting Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.

1. Teknik Forward
Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :

* Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.




* Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar. § dsb.



2. Teknik Backward

Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. Dapat kita ambil beberapa contoh sebagai berikut :
a. Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan baik.
   (karena sudah jarang dipakai maka ga saya jelaskan)
b. Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
    Pengecekan :
    Memeriksa kelistrikan
    1. Periksa semua jaringan listrik. Apakah kabel power suply sudah
        terpasang dengan baik
    2. Jika anda menggunakan UPS (Uniterruptable Power Suplay) dan
        stabilizer AVR (Automated Voltage Regulator), pastikan semua dalam
        posisi on dan dapat berfungsi dengan baik.

    Pengecekan komponen Komputer
    1. Pastiakan kabel power yang terpasang ke soket power pada mainboard terpasang dengan baik. Coba
        anda tekan-tekan konektor power yang terpasang ke soket power suply.
        Caranya Cek Power Supply ATX :

       - Siapkan power supply yang akan dicek
       - Siapkan clip kertas yang telah diluruskan
       - Cari kabel yang berwarna hijau dan hitam, kemudian hubungkan dengan menggunakan klip kertas
          tersebut.
       - Colokkan kabel powernya ke listrik PLN.
       - Kalau Kipas Power Suplly berputar berarti power supply nyala dan sebaliknya.
       - Akan tetapi Kipas Power Suplly berputar belum tentu menandakan bahwa power supply itu bagus,
         karena ada banyak kasus power supply ATX itu mengalami arus/daya drop sehingga ketika
         disambungkan ke mainboard dan di bebani dengan harddisk, Komputer tetap tidak nyala / mati tapi
         kondisi fan masih berputar. Kondisi inilah yang dinamakan Power Supply Ngedrop.

       Berikut tanda power supply yang drop :

       - Komputer sering Hang sendiri.
       - USB port menjadi tidak berfungsi.
       - Kadang-kadang komputer restart sendiri.
       - Komputer nyala tampil di monitor tapi harddisk tidak terdeteksi di BIOS.
          lihat gambar di bawah ini :


      2. Jika tidak mau hidup juga, pastikan semua kabel yang terhubung ke tombol power pada casing telah
          terpasang dengan benar pada konektor pinnya di motherboard.

      3. Pastikan power suply memang dalam keadaan hidup, dengan melakukan pengetesan pada
          Komputer/CPU lain.

      4. Jika ternyata power suply dalam keadaan baik (me lalui pengetesan)dan semua kebel sudah benar,
          yang perlu diperiksa adalah motherboard dan prosesor. Coba pasangkan prosesor anda pada
          komputer lain yang sejenis dengan komputer anda. Perhatikan apakah komputer/CPU dapat
          dihidupkan? Jika CPU tersebut dapat hidup, berarti kerusakan hanya pada motherboard. Namun jika
          memang tidak dapat hidup, berarti prosesor mengalami kerusakan.



       5. Biasanya hal seperti ini diakibatkan oleh kerusakan pada komponen pada motherboard yang
           bersangkutan denga catu daya. Untuk permasalahan seperti ini sebaiknya serahkan pada teknisi yang
           sudah ahli.

Tabel Pendeteksian Masalah

Setelah penjelasan sederhana dari kedua teknik tersebut penulis akan membahas lebih dalam lagi ke teknik Backward, karena bagi pengguna komputer rumahan tentunya teknik ini lebih banyak akan digunakan ketimbang teknik Forward. Untuk lebih mempermudah dalam pendeteksian masalah pada komputer Anda, silakan simak tabel berikut :

No Komponen Pendeteksian Masalah

1. Power Supply Analisa Pengukuran

Power Supply Komputer merupakan sumber listrik utama yang menyediakan tegangan + 12V, -12V, + 5V, -5V, dan sinyal POR (Power On Reset) untuk mengaktifkan motherboard. Daya maksimal yang dapat di konsumsi oleh power supply ini sekitar 200 watt dengan tegangan masuk sebesar 220 V AC dari PLN. Dengan efisiensi yang sangat tinggi power supply ini sekitar 200 watt dapat menyediakan tegangan sebesar + 5V dengan arus sekitar 15 - 20 A untuk keperluan peralatan digital motherboard, disk drive, hard disk, fan prosessor, CD-Rom Drive dan card-card yang dimaksudkan pada slot motherboard.
Bila beban power supply berlebihan, maka komputer akan tidak jalan atau bisa berjalan tetapi tidak normal terutama pada saat kelistrikan yang di butuhkan meningkat sampai limit. Kerusakan yang sering terjadi ialah akibat beban berlebihan, tegangan masuk yang tidak stabil, sistem ground yang tidak baik, dan sebab-sebab lain. Gangguan paling fatal untuk untuk power supply ialah bila tidak mengeluarkan tegangan sama sekali, walaupun sudah di beri tegangan masuk sesuai dengan kebutuhan. Cara praktis untuk memperbaiki power supply komputer dapat di lakukan sebagai berikut :

[1]. Lepaskan kotak power supply dari cassing agar memudahkan memeriksa rangkaian elektronik dan lepaskan seluruh kabel dari alat-alat lain. Bukalah kotak power supply sambil memeriksa fisik komponen elektronik, barangkali ada yang terbakar dapat diketahui.

[2]. Periksalah FUSE pada masukkan AC 220V dari sumber listrik luar, lepaskan FUSE tersebut dari soketnya dan ukur hubungan kawat pengamannya dengan ohm-meter pada posisi X1. Jarum ohm-meter harus menunjukkan nilai sekitar 0 ohm, yang berarti FUSE tersebut masih baik. Jika ohm-meter menunjukkan angka yang tak terhingga, berarti FUSE sudah putus, harus diganti baru. Jangan melakukan sambungan kawat pada FUSE yang sudah putus, karena batas arus lelehnya mungkin akan menjadi lebih besar dan akan menyebabkan kerusakan bagian lain.



[3]. Jika FUSE baik atau sudah diganti baru tetapi masih juga tidak dapat mengeluarkan tegangan DC, maka lanjutkan dengan memeriksa transistor power switching 2SC3039 (dua buah)


yang bertugas sebagai kendali catu daya secara PWM. Lepaskan dua transisitor 2SC3039 tersebut dari PCB dan lakukan pemeriksaan kondisi masing-masing dengan multimeter. Bila salah satu transistor rusak untuk menggantinya sebaiknya keduanya diganti dengan transistor baru, agar karakteristiknya terjamin dan simetris, ketidakseimbangan karateristik dua transistor ini menyebabkan gangguan stabilitas tegangan DC yang dikeluarkan power supply.

[4].

Lepaskan diode brigde atau empat buah diode perata yang langsung meratakan arus listrik AC pada bagian masukkan, periksalah kondisi diode ini dengan multimeter. Kadang sering terjadi salah satu diode-nya bocor atau hubungan singkat, sehingga arus listrik AC ikut masuk ke rangkaian switching dan melumpuhkan power supply secara keseluruhan transistor power akan ikut rusak, terbakar. Bahkan jika tingkat kebocoran diode ini ini sangat besar, maka trafo switching akan meleleh, kawatnya terkelupas, dan terhubung singkat, kerusakan ini yang paling fatal.

[5].

Periksa juga transistor pembangkit pulsa "power on reset", juga kapasisitor dan resistor yang terdapat pada rangkaian basis transistor tersebut. Jika rangkaian transistor ini bekerja dengan baik, maka seluruh hasil regulasi tegangan DC akan di reset oleh pembangkit PWM dan akibatnya power supply tidak mengeluarkan DC sama sekali. Gantilah transistor baru jika dari pengetesan transistor POR ini ternyata rusak. Begitu juga apabila kapasitor di test akan kering, nilainya berubah, maka harus di ganti baru dengan nilai yang persis sama dengan sebelumnya.

[6]. Karena Power Supply komputer umunya bekerja dengan temperatur yang lebih tinggi dari suhu ruangan, maka ada kemungkinan karena panas yang berlebihan menyebabkan solderan kaki-kaki komponen atau kabel-kabel ada yang terlepas. Periksalah seluruh solderan pada PCB Power Supply, lebih bagus lagi pastikan hubungannya di perbaiki dengan jalan di solder ulang dengan timah yang lebih lunak (encer, flux 60/40). Sehingga hubungan kabel atau kaki komponen yang mungkin longgar dapat di jamin bersambung kembali dan umumnya power supply akan dapat bekerja normal kembali.

[7]. Komponen aktif yang pengetesannya tidak dapat di lakukan dengan multimeter adalah ICTL494


yang bertugas sebagai pembangkit PWM untuk mengendalikan transistor power switching bekerja. IC ini hanya di test dengan membandingkan terhadap IC yang normal pada power supply yang lain yang sejenis. Pergunakan soket IC yang dicurigai rusak dengan IC pembanding yang masih bagus.

[8]. Bila proses pemeriksaan dan pergantian komponen yang rusak sudah dilakukan secara keseluruhan, maka cobalah power supply dihidupkan dengan memasang beban berupa disk drine saja. Periksalah apakah kipasnya berputar, ukur tegangan kabel yang berwarna kuning (+12), merah (+5), biru (-5), biru (-12), orange (POR) terhadap kabel warna hitam (ground). Bila parameter tegangan pada kabel-kabel tersebut sudah benar, matikan power supply dan gantilah bebannya dengan motherboard atau beban lengkap seperti semula, cobalah sekali lagi



2. Motherboard


3. Speaker


4. RAM Analisa Suara


5. VGA Card + Monitor


6. Keyboard Analisa Tampilan

7. Card I/O


8. Disk Drive


9. Disket


Analisa Pengukuran

Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester

untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut.

Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya.

Analisa Suara

Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang dengan baik.

Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :

* Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.

* Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.

* Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.

* Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.

* Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.

* Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.

* Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.

* Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).

* Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur processornya terlalu tinggi (panas).

Catatan : kode bunyi beep diatas berlaku pada AWARD BIOS, untuk jenis BIOS yang lain kemungkinan memiliki kode bunyi beep yang berbeda.

Analisa Tampilan

Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9.

Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard.

Cara Cepat Mengenali Troubleshooting

* Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket.

* Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.

* Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep,kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.

Dengan kedua macam teknik dalam pendeteksian maslah dalam komputer tersebut, tentunya akan lebih memperkayapengetahuan kita di bidang komputer, jadi jika suatu saat terdapat masalah pada komputer Anda kita dapat melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum membawa ke tempat servis, kalaupun harus membawa ke tempat servis kita sudah mengerti letak permasalahannya, jadi kita tidak dibohongi oleh tukang servis yang nakal ; ) Dengan pemahaman troubleshooting komputer yang lebih dalam tentunya akan lebih mempermudah kita untuk mengetahui letak permasalahan dalam komputer dan tentunya akan lebih menyenangkan apabila kita dapat memperbaiki sendiri permasalahan tersebut. Semoga pembahasan sederhana tentang troubleshooting ini dapat bermanfaat, selamat mencoba dan terima kasih.

Cara Memperbaiki Keyboard Laptop

Banyak sekali masalah klasik yang terjadi pada laptop kita terutama pada keyboard menjadia alat masukan perintah kedalam pemerintah komputer sehingga rawan sekali mengalami kerusakan, mulai dari suara beep beep beep, caps lock terus serta yang lainnya. Sekarang simak tips-tips di bawah ini untuk membenarkannya  :

   Salah satu gejalah awal kerusakan keyboard laptop adalah dengan mengeluarkan suara beep secara terus menerus tanpa henti, bunyi beep tersebut muncul seperti tuts keyboard ditekan dalam waktu lama. Contoh kerusakan seperti yg dialami seorang mahasiswa yang kebetulan meminta ane untuk mengecek laptopnya yg selalu mengeluarkan suara secara terus menerus ketika dihidupkan. Aku akhirnya mencoba menghidupkan laptop tersebut dan akhirnya aku mengambil kesimpulan bahwa kerusakan terjadi pada keyboard. Sebelum memperbaiki keyboard laptop, sebelumnya baca dulu Cara Membongkar Tombol/Tuts Keyboard.

   Setelah memutuskan bahwa kerusakan pada keyboard maka ane mencoba mulai utk memperbaiki keyboard yang terus mengeluarkan bunyi tanda rusak itu dengan cara yang sangat sederhana, semoga cara ini juga dpt membantu engkau yg mengalami masalah sama seperti mahasiswa ini. Berikut merupakan cara memperbaiki keyboard laptop yg rusak dan mengeluarkan suara beep secara terus menerus.

         Apabila laptop sedang dlm keadaan hidup, silahkan matikan terlebih dahulu, baru setelah itu lakukan untuk semua tuts/tombol dgn cara menekan secara sentak, jangan menekan dan tahan tapi menekan kemudian langsung melepasnya berulang kali untuk setiap tombol pada keyboard. Ingat ! semua tombol, karena kita gak tahu tombol mana yg lapisan karbonnya saling menempel. Setelah semua tombol dirasa telah semua ditekan, barulah kembali coba dihidupkan laptopnya. Dengan cara ini ane telah bisa membuat keyboard laptop kembali berfungsi dgn baik tanpa mengeluarkan suara beep lagi.

   Apabila dgn mengerjakan cara di atas juga masih gagal, maka kemungkinan melekatnya lapisan karbon telah sangat kuat sehingga sulit diatasi dgn cara di atas, oleh lantaran itu anda dpt mengatasi masalah keyboard rusak ini dengan cara yang telah saya tulis di blog aku yang lainnya Cara Memperbaiki Keyboard Laptop Rusak. Silahkan baca dan lihat video cara memperbaiki keyboard laptop yang rusak. Semoga artikel ini dpt membantu anda dlm mengatasi keyboard notebook nte yg bermasalah.

Cara Memperbaiki Keyboard Laptop/Notebook Yang Tdk Berfungsi
        Keyboard pada laptop atau notebook fungsinya sangatlah vital terutama utk mengetik huruf, angka, kata-kata, kalimat yg akn kami muat di aplikasi Microsoft office atau aplikasi-aplikasi lain. Laptop atau notebook yang umurnya sudah cukup lama, biasanya pada keyboardnya sering terjadi masalah seperti  satu atau lebih tombol keyboard error (tidak berfungsi), tombol keyboard tertukar hurufnya,dan semua tombol keyboard tak berperan sama sekali.

   Sebenarnya ada banyak penyebab Tombol Keyboard tak berperan dgn baik, seperti adanya kotoran pada bagian keyborad, usia keyboard yg udah tua, Fungsi FN yang tertukar. Utk Memperbaiki Keyboard Laptop yang tidak berfungsi awali dgn troubleshooting masalah. Ada kalanya cuma tombol tertentu pada laptop yg tidak berfungsi, Beberapa tombol yg mogok bersamaan sementara yg lain masih baik, dan tombol Fungsi Fn yan tertukar.

   Kemudian lakukan langkah-langkah berikut sesuai dgn bentuk kerusakan:

1. Tombol Keyboard Eror atau Tak Berfungsi,Ciri-Ciri :
  • Salah satu tombol keyboard ngga berfungsi
  • Tombol seperti tertekan terus.
  • Timbul bunyi beep yg panjang seperti tombol tertekan terus.
  • Biasanya pas kepingin menyalakan mesti menekan salah satu huruf
Cara Memperbaikinya:
  • Lepas semua sambungan energinya (carger serta battrai, kalau ngga di lepas dpt merusak komponen yg lain) 
  • Lepas keybord dari laptopnya
  • Lepas semua tombol keybord (hati-hati jangan hingga kaki2nya patah apalagi hingga hilang. kalau sobat pelupa mending foto dulu aja keybordnya biar tidak lupa. hee :
  • Setelah semua lepas semprot dengan hair dryer secara merata. beri semprotan lebih pada tombol yang error.
  • Setelah selesai pasang kembali Keyboard Laptop/Notebook
  • Jika dengan Memperbaiki Keyboard Laptop seperti di atas serta belum berperan dgn baik, kamu dapat membersihkan debunya/kotoran keyboard dgn Kuas/air/alkohol & keringkan dulu.
   Tombol keyboard Tertukar Huruf ( m, j, k, l, u, I, o dgn 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6 )
Ciri-Ciri :

Seringkali saat selesai pakai keyboard eksternal, setelah keyboard kita cabut & kami guna kan keyboard bawaan laptop  ada yg berubah: saat kita tekan tombol  m, j, k, l, u, I, o yg muncul merupakan angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6. Penyebab kondisi ini biasanya lantaran terjadi pertukaran tombol fungsi Fn.

Cara Memperbaiki Keyboard Laptop pada fungsi tombol Fn yang terbalik secara gak sengaja :
  1. Tekan aja tombol Fn tahan serta jangan dilepas, lalu tekan tombol fungsi numeric.Tombol numeric ini kalau di laptop biasanya berada di deretan paling atas sejajar dengan tombol fungsi F1-F12, bertuliskan Insert dan NumLK.
  2. Setelah tersebut lepaskan kedua tombol tersebut.  Sekarang coba tekan tombol  u, kalau masih muncul angka 4 berarti belum berhasil, ulangi sekali lagi.
  3. Pada intinya fungsi tombol ini mirip tombol caps lock, ditekan sekali berubah menjadi huruf capital, ditekan lagi tombol capslock  berubah kembali ke huruf kecil.
Tombol Keyboard Tidak Berfungsi sama Sekali Ciri-ciri :
  • Semua Tombol Tdk Berfungsi sama sekali
  • Bahkan Lampu Num Lock & Caps Lock ngga hidup
  • Tombol Keyboard Macet-macetan/Tidak Normal
Cara Memperbaikinya :
  1. Lakukan Langkah pada permasalahan No 1 sampai tuntas
  2. Coba bersihkan dgn Air/Alkohol dan keringkan dulu sampai benar-benar kering.
  3. Perhatikan Tombol USB keybord, ada kalanya tombol USB (Colokan Keyborad) tdk berfungsi dengan baik.
  4. Coba Restart Laptop anda terlebih dahulu.

Pengertian Komputer





KOMPUTER ialah sebarang mesin atau peranti yang digunakan untuk memproses Maklumat, berpandukan kepada PROGRAM yang ditetapkan.
Pada awalnya, perkataan komputer bermaksud pengira. Mesin komputer dibina untuk melakukan pengiraan matematik yang kompleks.


KOMPUTER adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulatot mekanik mulai dari adabakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi." Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut disebut sebagai komputer.